KESUKSESAN dengan lagu Terbagi Terindah yang mendapat respon positif dari para pendengarnya, penyanyi Raissa Ramadhani melanjutkan kiprahnya bersama lajang baru berjudul lepaskan perlahan dengan Sony Entertainment Indonesia.
Masih dengan tema besar perpisahan, lagu ini bercerita tentang seorang gadis yang memutuskan untuk menjauh dari kekasihnya karena kehadiran orang ketiga.
“Lagu ini semacam lagu untuk curhat atau minta maaf kepada seorang gadis karena menemukan orang baru yang lebih menghargainya,” ujar Raissa dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Rabu (5/4).
Baca juga:
Raissa Ramadhani Merilis ‘Perpisahan Lebih Indah’ Sebagai Pendamping Perasaan Galau
“Sebenarnya, gadis ini masih mencintai dan berharap lelaki itu akan berubah. Tapi, dia tahu, lelaki ini tidak akan pernah bisa kembali seperti dulu, jadi gadis itu memutuskan untuk pindah dan, pada akhirnya, menemukan seseorang yang menghormati dan menganggapnya lebih “jahat”, lanjutnya.
Apalagi lagu ini merupakan hasil kolaborasi Raissa Ramadhani dengan Clara Riva. Ia pun mengaku sangat senang bisa bekerja sama dengan Clara karena kemungkinan akan diajak berdiskusi tentang single ini.
“Dari kontak pertama dan diskusi lagu ini, Clara Membuka terlalu banyak untuk membedah mereka bersama-sama. Bahkan, selama rekaman, ia juga ikut membantu memberikan suara latar. Hal ini membuat saya lebih mengerti makna yang ingin disampaikan dan lebih bisa merasakan musiknya”, lanjut Raissa.
Tak hanya Clara Diva, deep lajang Teranyar, Raissa kembali digandeng Irvan Natadiningrat atau yang akrab disapa Irvnat, sebagai vocal director.
“Di single ini, Om Irvnat meminta saya untuk bernyanyi lebih longgar dan lebih berani. Dia ingin saya keluar dari zona nyaman dan mencoba suara saya”, tambah Raissa.
Baca juga:
Stephanie Poetri, Lephante dan Zhang Yanqi berkolaborasi dalam ‘No Explanations’
Raissa pun berbagi tantangan dalam proses rekaman. lajang Dua ini. Termasuk ketika penyanyi kelahiran 5 Desember 2000 itu harus menemukan ritme dan kunci Kanan.
“Butuh waktu sekitar dua bulan sejak menerima lagu ini hingga akhirnya masuk ke studio. Ketika saya harus menemukan tempo dan nada yang tepat untuk suara saya. Akhirnya dibuatlah beberapa versi untuk saya coba tentukan selama rekaman”, pungkas Raissa. (jauh)
Baca juga:
Hawa Normal mengisahkan ‘pasca-trauma’ dalam lagu
