DULU media sosial agak aneh. pameran sampai menjadi alat tukar untuk membeli barang dan jasa. Tapi apa masalahnya pameran Apa?
Seperti dilansir oleh berdengung, pameran itu adalah keuntungan dalam bentuk popularitas merek di dalam pemberi pengaruh media sosial. Keuntungannya adalah dampak dari layanan pemberi pengaruh yang membantu memasarkan sesuatu merek.
Baca juga:
Efek buruk memeriksa perangkat saat bangun tidur
Meskipun kedengarannya meyakinkan, sayangnya ini adalah praktik bayar untuk digunakan. pameran itu sering disalahgunakan. Salah satunya adalah mencari sampel produk gratis dari pemilik produk atau jasa tersebut.
Selain itu, bayar sesuai pemakaian pameran juga tidak jelas berapa nilainya. Akibatnya, terkadang ada pemilik merek siapa yang diuntungkan darinya pemberi pengaruh, namun tidak sedikit yang malah kalah. Bagi yang untung biasanya karena influencer tersebut memiliki keahlian di bidangnya. Bahkan keahliannya juga diakui oleh para pengikutnya. Di sisi lain, kerugian juga karena kurangnya kemampuan pemberi pengaruh.
Sebagai akibat, merek mereka yang menggunakan jasa bukannya mendapatkan pelanggan tetapi pendiam atau cenderung. Proses pengambilan foto sebagai konten juga terkadang menjadi masalah. Membutuhkan waktu. Bahkan terkadang juga mengganggu pelanggan lain yang ada disana. Hal inilah yang membuat pemiliknya enggan untuk mengizinkan pemberi pengaruh untuk memasarkan produk mereka.
Baca juga:
Komedi masih menduduki peringkat teratas podcast Spotify
Jadi Anda bisa membayar menggunakan pameran? Jawabannya antara ya dan tidak. Ya, latihan ini bisa digunakan. Meski jumlahnya tidak jelas. Selama influencer dapat membuktikan keefektifan layanan pemasaran. Product owner juga harus tahu apa itu selai pemberi pengaruh dia benar-benar mendominasi di bidangnya. Jangan biarkan, pemberi pengaruh itu hanya memiliki banyak pengikut, tetapi menganggap kualitasnya biasa-biasa saja.
Namun, untuk respons negatif, membayar eksposur terlalu berisiko. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, nilainya tidak dapat dihitung. Tidak jelas berapa harganya pameran. Jika ada kesepakatan nilai antara pemberi pengaruh dengan pemilik produk, lebih aman lagi jika pemilik produk dan influencer bertukar dengan metode pembayaran legal. Bagaimana aman untuk berinteraksi dengan pemberi pengaruh? Singkatnya, gunakan media pertukaran yang sah. Lebih baik lagi, lihatlah dengan pasti.
Buat kesepakatan dengan pemberi pengaruh, jika memang ingin menggunakan jasa mereka, pastikan ada kesepakatan yang jelas. Sampai dengan waktu pelayanan pemberi pengaruh Jika tidak bisa dipenuhi, ada konsekuensi yang bisa didapat dari kedua belah pihak. Influencer juga tidak bisa sembarangan diberhentikan jika layanannya tidak memberikan dampak. (dkr)
Baca juga:
Kiat untuk mengenali dan melindungi data pribadi





