Connect with us

PEMILU

Bawaslu Pangandaran Bersiap Awasi Coklit Data Pemilih Pada Pilkada 2020

Published

on

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Bawaslu Kabupaten Pangandaran menggelar Rapat Kerja Teknis Pengawasan Tahapan Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran Tahun 2020.

Kegiatan dihadiri oleh Anggota Bawaslu Provinsi Jabar, Lolly Suhenty dengan Peserta terdiri dari Komisioner Panwascam beserta 1 staf PHL Panwascam se kabupaten Pangandaran, di Hotel Krisna 2 Pantai Barat Pangandaran, Senin (13/07/2020).

“Proses coklit harus sesuai dengan perundang-undangan, masalah-masalah yang muncul pada saat coklit kita inventarisir bersama” ucap ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Iwan Yudiawan .

Sementara sesuai dengan regulasi, kata Iwan, bahwasanya proses coklit akan dilaksanakan mulai tanggal 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2020.

“Maka Bawaslu Kabupaten Pangandaran melaksanakan rakernis pada hari ini, dan dihari berikutnya Panwascam akan melakukan bimtek terhadap PKD/ Pengawas Lapangan,” terangnya.

Sementara Kordiv Humas dan Hubal Bawaslu Jabar, Lolly Suhenty, kepada peserta rakernis mengingatkan, terkait dengan kerja pengawasan coklit harus benar-benar diawasi karena menyangkut dengan hak pilih masyarakat.

“urgensi pada saat coklit adalah terjaganya hak pilih dan juga hak hidup serta hak berpendapat masyarakat” tegas Lolly

Lolly meminta para peserta melalukan pengawasan proses coklit dengan kerja Kolektif Kolegial agar terwujud pengawasan yang sempurna dan utuh.

“Kerja Pengawasan adalah hal yang kita lakukan dengan kerja kolektif kolegial, artinya semua divisi dapat terlibat dalam pengawasan ini,” tutup Lolly.***

Advertisement
Comments

PEMILU

Bawaslu Jabar Sebut Pelanggaran Prokes dan Netralitas ASN Dominan di Pilkada 2020

Published

on

By

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Bawaslu mencatat ada 110 perkara yang ditemukan se-Jawa Barat mulai dari pelanggaran protokol kesehatan maupun pelanggaran netralitas ASN.

“Ada juga pelanggaran yang mengarah ke tindak pidana. Pidananya itu terkait pelanggaran money politik,” ungkap Koordiv. Pengawasan Bawaslu Jabar Zaky Hilmi di Pangandaran, Rabu, 28 Oktober 2020.

Tetapi untuk presentasi pelanggaran tertinggi kata Zaky, ada di pelanggaran prokes dan netralitas ASN serta dengan pelibatan kepala desa dalam politik praktis.

“Yang sedang ditangani itu di Kab Cianjur ada dua perkara dan Indramayu. Tapi kalo yang di Indramayu masih SP di Bawaslu Indramayu nya. Bandung juga tinggi, dari sisi kuantitatif nya juga Bandung,” kata Zaky.

Malahan menurut dia, untuk netralitas ASN sudah banyak rekomendasi yang dikeluarkan Bawaslu kabupaten/kota.

Untuk di Pangandaran sendiri menurut Zaky, eskalasi politiknya lumayan dinamis, makanya penting untuk diantisipasi, terutama kerawanan karena petahananya maju di pilkada.

“Maka potensi kerawanannya pada dimensi netralitas ASN. Yang kedua Pangandaran juga daerah rentan bencana alam, maka pada penyalahan program pemerintah untuk kampanye tertentu atau bansos yang ke ranah politik juga cukup rawan,” ujarnya.

Sementara Ketua Bawaslu Kab Pangandaran Iwan Yudiawan mengatakan, Bawaslu Pangandaran telah menemukan pelanggaran prokes ketika awal pelaksanaan kampanye.

“Pada awal pelaksanaan kampanye kami mendapati dua pelanggaran administratif,” ujar Iwan.

Iwan juga mengatakan, meskipun saat ini regulasi cukup dinamis dari KPU, dirinya menilai untuk pelanggaran prokes dalam tahapan kampanye cukup kondusif dan terpatuhi.

“Walaupun kami sudah mengeluarkan enam puluh empat saran perbaikan dan 6 teguran tertulis terkait pelanggaran prokes. Sedangkan untuk pelanggaran ASN pada masa kampanye ini alhamdulilah masih tetap terjaga,” pungkasnya.***

Continue Reading

PEMILU

Terjadi Bencana Alam, Kegiatan Kampanye Paslon Juara Dijadwal Ulang

Published

on

By

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Sehubungan dengan terjadinya musibah bencana banjir, longsor dan adanya warga yang meninggal, maka seluruh kegiatan kampanye tatap muka dan daring Pasangan Juara dihentikan sementara, dan akan dijadwal ulang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Tim Pemenangan paslon Bupati dan Wakil Bupati Jeje Wiradinata – Ujang Endin Indrawan (Juara), Iwan M Ridwan, Selasa (27/10/2020).

Selanjutnya, untuk pelaksanaan Kampanye tatap muka dan daring di Desa Pasirgeulis dan Karangmulya yang semula akan dilaksanakan hari ini Selasa, 27 Oktober 2010 berubah menjadi hari Rabu, 28 Oktober 2020,” tutur Iwan.

Kemudian, lanjut Dia, untuk desa yang lain di kecamatan Cigugur akan menyesuaikan setelah selesai kampanye tatap muka dan daring di Desa Pasrigeulis dan Desa Karangmulya.

Sementara Calon Bupati Jeje Wiradinata, meninjau langsung lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Dusun Pangasinan Desa Pasirgeulis Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, pada Selasa (37/10/2020) dinihari.

Bencana telah mengakibatkan sejumlah kerusakan. Salah satunya menyebabkan rumah milik seorang warga ambruk dan menewaskan dua orang penghuninya. Kedua korban adalah pasangan suami istri Irut (75) dan istrinya Sunarsih (70).***

Continue Reading

PEMILU

Ridwan Kamil Dorong Kampanye Digital di Pilkada Pangandaran

Published

on

By

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Kampanye digital dapat menjadi solusi untuk mencegah munculkan klaster penularan COVID-19 Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyatakan, pandemi COVID-19 memaksa pasangan calon kepala daerah di delapan daerah Jabar berinovasi saat masa kampanye.

“COVID-19 memaksa kita harus melakukan segala hal dengan digital. Termasuk kampanye. Jadi silakan beradaptasi,” kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– dalam acara Ekspose Kesiapan Pilkada Kabupaten Pangandaran, Jumat (23/10/20).

Menurut Kang Emil, kegiatan pengumpulan massa yang berpotensi menciptakan kerumunan mesti ditekan. Interaksi calon pasangan dengan calon pemilih dapat dilakukan intensif di ranah digital.

Selain itu, kualitas Pilkada di Kabupaten Pangandaran mesti dijaga lewat kampanye positif. Artinya, tidak menjatuhkan calon pasangan lain dengan membuat informasi bohong (hoaks) maupun menjelek-jelekkan.

“Saya ingin Pilkada di Kabupaten Pangandaran kondusif. Zero incident, zero complain. Dimulai dari pemimpinnya dulu untuk memastikan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN),” ucapnya.

Kang Emil mengatakan, kebersamaan semua pihak, mulai dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sampai calon pasangan, dan keterlibatan masyarakat, menjadi kunci keberhasilan Pilkada.

“Jadikan Kabupaten Pangandaran sebagai daerah terbaik penyelenggaraan Pilkada selama pandemi COVID-19,” katanya.

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pangandaran Dani Ramdan menyatakan, semua tahapan pilkada sudah dilakukan. Saat ini, kata ia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran bersama KPU, dan stakeholders lain intens meningkatkan partisipasi masyarakat.

“Dengan adanya pandemi COVID-19, tantangannya adalah sosialisasi ke masyarakat belum maksimal,” kata Dani.

Guna meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus mencegah penularan COVID-19, Pemkab Pangandaran akan melakukan pengetesan COVID-19 kepada pemudik untuk berpartisipasi dalam Pilkada Serentak 2020.

Tracking dan testing sudah disiapkan KPU Pangandaran. Testing juga akan dilakukan bagi pemudik yang akan memilih. Supaya mereka datang dan pulang dipastikan tidak membawa virus,” ucapnya.

Selain itu, Dani memastikan netralitas ASN di lingkungan Pemkab Pangandaran dalam Pilkada Serentak 2020.

Adapun daerah yang menggelar Pilkada Serentak 2020 di Jabar, yakni Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Bandung, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Cianjur dan Kota Depok.

Continue Reading

PEMILU

KPU Pangandaran Optimis Angka Partisipasi Pemilih Lampaui Target Nasional

Published

on

By

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Pangandaran melakukan Sosialisasi Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran tahun 2020 kepada para Camat dan Kepala Desa, Kamis dan Jumat (22-23/10/2020.

Di tengah pandemi Covid-19. Sosialisasi Pelaksanaan Pilkada Pangandaran 2020 dibagi dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung di salah satu hotel di Pangandaran.

Pada gelombang I peserta yang terdiri para Camat dan para Kades itu dari Kecamatan Mangunjaya, Padaherang, Kalipucang, Pangandaran dan Sidamulih.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran Muhtadin menyebutkan bahwa, untuk mendongkrak partisipasi pemilih di era Pandemi Covid -19 dirasa cukup berat.

Untuk itu,  pihaknya menggandeng para Camat dan Kepala Desa untuk bersama-sama mensosialisasikan Pilkada Pangandaran.

“Sesuai pasal 16 ayat 3 PKPU 8 tentang sosialisasi dan pendidikan pemilih, KPU bisa bekerjasama dengan instansi pemerintah dalam sosialisasi dan pendidikan pemilih hal itu dilakukan untuk ikut mendongrak partisipasi masyarakat dalam pemilihan kali ini,” ujarnya.

Menurut dia, sampai saat ini masih ada masyarakat yang belum tahu tahapan Pilkada tahun 2020.

“Berdasarkan data yang dikeluarkan lembaga survei di bulan Juli lalu, baru 30 persen yang tahu tahapan Pilkada dan itu hal yang wajar karena ada perubahan jadwal,” katanya.

Namun, Muhtadin mengaku, dirinya tetap optimis sampai nanti waktu pencoblosan angka partisipasi akan naik bahkan melebihi target.

“Target partisipasi secara nasional itu 77,5 persen, tapi saya yakin di Pangandaran akan melebihi target,” kata Muhtadin Optimis.

Menurut dia, beberapa hambatan dalam mendongkrak partisipasi ini tentu saja aturan-aturan yang membatasi berbagai kegiatan.

“Tantangan kita jelas, untuk tatap muka sekarang dibatasi, refocusing (pengalihan-red) anggaran untuk APD dan lain-lain, jelas  memberatkan kita,” akunya.

Kendati demikian, Muhtadin tetap optimis, baik itu peningkatan partisipasi dan tahapan penyelenggaraan akan berjalan dengan baik.

“Kita harus bekerja keras untuk menghasilkan penyelenggaran yang sukses, jujur dan adil,” sebutnya.

Sementara itu, Pjs Bupati Pangandaran Dani Ramdan mengatakan bahwa peran Pemkab sendiri saat ini menjelaskan tahapan dan juga waktu pelaksanaan pencoblosan Pilkada Pangandaran.

“Kita tetap berada di koridornya, hanya sebatas menyampaikan tahapan saja, tidak masuk dalam kampanye dan jelas itu sangat dilarang keras,” tegasnya.

Dani menjelaskan, penerapan protokol kesehatan saat tahapan ini juga harus disampaikan, karena mereka tidak mau ada klaster baru di Pilkada Pangandaran.

“Pilkada kali ini memang tantangannya tidak mudah karena dalam pandemi ini bagaimana mendorong masyarakat untuk bisa menggunakan hak pilih dan juga harus sehat,” pungkasnya.***

Continue Reading

PEMILU

Doa Restu Gus Muwafiq Untuk Pasangan Juara

Published

on

By

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Calon Bupati Pangandaran nomor urut 1, H. Jeje Wiradinata melakukan silaturahmi dengan K.H. Ahmad Muwafiq atau lebih dikenal dengan Kyai Muwafiq atau Gus Muwafiq, di Pangandaran, Minggu 18 Oktober 2020 malam.

Untuk diketahui Gus Muwafiq adalah salah satu ulama Nahdlatul Ulama’ yang kini tinggal di Sleman, Yogyakarta.

Gus Muwafiq dikenal sebagai salah satu orator NU zaman sekarang karena kedalaman ilmu dan kemampuan orasi yang dimiliki.

Pertemuan yang berlangsung hingga satu jam tersebut Jeje Wiradinata didampingi isterinya Ida Nurlaela dan berjalan penuh keakraban.

Usai pertemuan Jeje Wiradinata menyampaikan, kegiatan tersebut adalah silaturahmi sebagai pribadi dengan salah seorang ulama Nahdlatul Ulama yang kharismatik.

“Tadi kita juga berbicara banyak hal, termasuk soal niat untuk kembali memimpin Pangandaran untuk ke dua kalinya,” kata Jeje.

Jeje mengungkapkan, Gus Muwafiq pun menyampaikan nasihat untuk niatnya mengikuti Pilkada 2020.

“Beliau  mendoakan saya. Sebagai muktasar NU Kabupaten Pangandaran selama 6 tahun, beliau berpesan agar melaksanakan amanah dari masyarakat jika terpilih nanti. Tugas pemimpin itu berat dan konsekuensinya tidak hanya di dunia tapi hingga akhirat nanti,” ujar Jeje.

Nasihat Gus Muwafiq, tambah Jeje menjadi tambahan energi yang luar biasa dalam menjalankan kehidupan di dunia dengan benar.

“Alhamdulilah ketemu dengan beliau. Bisa berbicara banyak tentang agama dan kehidupan dunia masa sekarang, yang masya Allah menjadi sejuk, karena ternyata ada ilmunya yaitu memelihara iman agar selalu terjaga,” ungkap Jeje.***

Continue Reading

Populer