Batik keren untuk milenial, tentunya menjadi trend fashion yang mungkin mengejutkan. Pasalnya, anak-anak milenial kurang begitu memperhatikan trend fashion berupa batik ini dalam kehidupannya. Justru, mereka lebih suka menggunakan pakaian yang ke barat-baratan. Padahal, batik sendiri merupakan salah satu kekayaan serta keragaman Negara Republik Indonesia.
Sudah seharusnya kita sebagai salah satu pewaris kekayaan Indonesia, kita juga ikut melestarikan. Salah satunya adalah dengan menggunakan produk hasil karya Indonesia atau cinta dengan produk Indonesia.

Motif Batik Keren untuk Milenial
Untuk kaum milenial yang masih menganggap bahwa batik itu merupakan pakaian kuno, perlu Anda ketahui bahwa saya terdapat beberapa motif yang menjadi rekomendasi terbaik untuk para generasi milenial. Untuk Anda yang belum tahu, simak penjelasan berikut ini.
Batik Motif Kawung
Motif batik yang menjadi rekomendasi untuk kaum milenial adalah kawung. Motif tersebut mengingatkan perihal dari mana manusia itu berasal. Selain itu motif ini juga mengajak kita untuk tidak melupakan asal usul, rendah hati dan tetap mengingat Tuhan yang maha kuasa.
Perlu Anda ketahui bahwa motif ini sangatlah simpel dan mempunyai makna yang dalam. Bahwa motif ini dulunya nenek moyang kita yang sedang berpuasa atau semadi sebelum membuat motif tersebut. Tujuannya adalah untuk mendekatkan diri kepada pencipta, memohon supaya motif yang dihasilkan memberi doa bagi pemakainya, dan mencari inspirasi.
Motif Udan Rilis
Kaum milenial juga bisa mencoba batik dengan motif udan rilis. Motif pada batik ini menunjukkan garis-garis miring dengan adanya modifikasi yang bervariasi. Garis tersebut juga mengarah pada satu sisi yang sama. Dari motor tersebut adalah pergerakan air hujan yang jatuh ke tanah. Hujan merupakan simbol kesuburan.
Jadi, dengan menggunakan motif tersebut harapannya tanah bisa menjadi lebih cukup mendapatkan asupan air dari langit. Serta menjadi pribadi yang subur dan menumbuhkan makhluk hidup untuk penerus di masa depan yang lebih baik.
Parang Klitik
Selanjutnya, kaum milenial juga wajib menjajal busana batik dengan motif parang klitik. Banyak yang meyakini motif Parang ini merupakan motif batik tertua di Indonesia. Parang juga berasal dari kata pereng yang artinya lereng. Adanya perwujudan dari motif ini adalah garis dari atas yang menurun dengan posisi melintang pada kain. Perlu Anda ketahui, bahwasanya motif yang satu ini juga mewakili sifat yang lemah lembut, bijaksana serta santun.
Selain itu masih terdapat beberapa motif yang menjadi rekomendasi untuk kaum milenial. Misalnya adalah lereng, mega mendung dan motif yang lainnya. Tidak ada salahnya apabila sejak sekarang, pewaris kekayaan Indonesia menggunakan batik keren untuk milenial ini.





