Barang Bukti yang Disita Penyidik dari Rumah Dito Mahendra

MerahPutih.com – Bareskrim Polri menggeledah rumah tersangka kepemilikan senjata api ilegal, kata Mahendra di wilayah selatan Jakarta.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan, dari penggeledahan itu, kelompoknya menyita dua senjata airsoft dan 78 butir peluru.

Baca juga

Bareskrim menyebut Dito Mahendra masih di Indonesia

“Kami menggeledah dua rumah tersangka Mahendra Dito Sampurno alias Dito Mahendra di dua alamat. Yang pertama di Jalan Intan RSPP nomor 8, Cilandak Barat, Jakarta Selatan dan yang kedua di Jalan Taman Brawijaya III, nomor 6A, Utara. Cipete, Kebayoran Baru, di selatan Jakarta”, kata Djuhandhani, Sabtu (20/5).

Barang bukti yang disita penyidik ​​di rumah Dito Mahendra sebagai berikut:

Rumah Jalan Brawijaya:

1. Paspor atas nama Mahendra Dito Sampurno dengan nomor C9139533 berlaku sampai dengan 27 Mei 2027.

2. Airsoft gun dengan nomor WET5168 buatan Taiwan.

3. Sekotak Senjata Api Cabot Gun, 45 ACP SN CGC1144.

4 . Unit bermerek HP Nokia

Rumah Jalan Berlian RSPP

1. Wingmaster Shotgun Model 870 airsoft pistol berwarna hitam dilengkapi dengan 1 magazen berwarna hitam

2. 29 butir peluru kaliber Lapua 7,62 x 39 mm

3. 25 putaran 9x19mm MU1-TJ

4. 24 peluru dalam kotak hitam bertanda Eley

5. Senter merek One Night Evolution

6. Laras pistol kinerja glock Swenson hitam

7. Kotak hitam berisi lima belas selongsong peluru

8. KTP atas nama Mahendra Dito Sampurno

Baca juga

Setelah memeriksa 18 saksi, posisi Dito Mahendra tidak terlacak oleh polisi

Dito Mahendra ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan judul perkara pada 17 April 2023.

Ia dijerat pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951, yang mengatur tentang kepemilikan senjata api.

Ditto dianggap tidak kooperatif karena tidak memenuhi panggilan penyidik ​​Bareskrim. Karena itu, penyidik ​​resmi memasukkan Dito Mahendra sebagai DPO.

Surat DPO atas nama Mahendra Dito Sampurna atau Dito Mahendra terdaftar dengan No. DPO/5/8/Res.1.17/2023 Tipidum.

Kasus kepemilikan senjata secara ilegal terungkap setelah KPK menggeledah rumah Dito Mahendra terkait kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, Senin (13/3).

Penyidik ​​menemukan total 15 pucuk senjata api di rumah Dito. Beberapa senjata yang ditemukan di rumah Dito Mahendra adalah ilegal atau tanpa izin. (Knu)

Baca juga

KPK berkoordinasi dengan Bareskrim Polri Buru Dito Mahendra



Source link