Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mendoakan netizen yang kerap nyinyir di media sosial terkait penanganan Covid-19 agar selalu diberikan kesehatan.
Ucapan tersebut disampaikan Jeje saat melakukan pantauan di lokasi akses ke objek wisata pantai Pangandaran yang ditutup pada Selasa (29/6/2021).
“Kami tahu banyak warga yang nyinyir bahkan beranggapan Covid-19 hanyalah rekayasa, untuk itu mari kita do’akan mereka untuk selalu sehat,” kata Jeje.
Padahal kata Jeje, jika sudah mengalami terpapar Covid-19 rasanya tidak enak, dan akan menyadari kesehatan itu penting dan utama. “Jadi pasien Covid-19 itu gak ada enaknya, jauh dari keluarga dan harus diisolasi,” tambah Jeje.
inata

Kunci utama keselamatan dan kesehatan supaya tidak terpapar Covid-19 satu-satunya memperketat protokol kesehatan.
“Kami juga melakukan inspeksi mendadak ke pasar tradisional Pananjung ingin tahu apakah penjual dan pembeli menggunakan masker atau tidak,” jelas Jeje.
Hasil pantauan, 95% warga di pasar tradisional Pananjung sudah menggunakan masker dan patuh protokol kesehatan. “Pesan saya kepada pelaku usaha wisata untuk bersabar saat objek wisata di Pangandaran ditutup,” terangnya.
Karena penutupan objek wisata jadi salah satu alternatif dalam rangka memutus mata rantai penularan dan penyebaran Covid-19.
Dalam waktu dekat klaster penularan perhotelan di Pangandaran sudah terjadi di empat hotel.
“Kami inpormasikan juga bahwa pasien kasus Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Pandega Pangandaran sudah penuh,” sambungnya.
Jeje berjanji, apabila grafik kasus positif Covid-19 sudah menurun setelah penutupan sementara, objek wisata akan dibuka kembali.





