Bank Swasta Dorong Transaksi Trade Finance dengan Blockchain
PENINGKATAN Perdagangan internasional tampaknya berkembang begitu pesat seiring dengan perkembangan teknologi. Hal ini mendorong perbankan untuk selalu mengembangkan inovasi layanan perbankan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pasar.
Agar tetap relevan setelah perkembangan tersebut, salah satu bank swasta PermataBank dan Bangkok Bank berkolaborasi untuk mempromosikan pengembangan teknologi ramah lingkungan.
Baca juga:
Melalui Blockchain, PermataBank Fasilitasi Trade Finance
Dalam keterangan resmi yang diterima merahputih.comJumat (12/5), kedua bank tersebut berkolaborasi dengan PT Lautan Luas, Tbk, Indonesia dan Thai Polyethylene Company Limited, Siam Cement Group, Thailand untuk menggunakan solusi transaksi bisnis yang inovatif melalui teknologi blockchain dan transaksi Letter of Credit (L/C) dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.
“Penerapan teknologi blockchain dalam transaksi komersial merupakan upaya PermataBank bagi para pengusaha dan korporasi untuk menghemat waktu transaksi, mengurangi risiko penipuan dan mempermudah proses transaksi sehingga bisnisnya dapat berkembang lebih cepat,” jelas Direktur Wholesale Banking PermataBank, Darwin Wibowo.
Hal ini memungkinkan pengusaha mendapatkan barang impor lebih cepat karena semua dokumen dapat disampaikan secara elektronik dalam sistem pendukung.
Selain meningkatkan efisiensi dalam proses perdagangan internasional, transaksi tanpa kertas ini juga merupakan terobosan yang inisiatif hijau dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Penggunaan teknologi blockchain itu juga lebih hijau dengan mengurangi penggunaan kertas dan polusi karbon. Saat ini, PermataBank menjadi bank pertama yang menangani transaksi Trade Finance di platform tersebut blockchain di Indonesia,” lanjut Darwin.
Baca juga:
PermataBank Kenalkan Tema ‘Wisdom of Wealth’ Recover Consciously
PermataBank berkomitmen dengan dukungan kekuatan jaringan regional yang dimiliki PermataBank dan Bangkok Bank akan meningkatkan kemampuan nasabah untuk melakukan transaksi bisnis internasional secara digital.
Pasalnya, semua proses transaksi Letter of Credit (L/C) di Permatabank akan menggunakan teknologi blockchain dengan metode”presentasi elektronik penuh” agar proses transaksi bisnis global dapat dilakukan dengan lebih mudah, aman dan efisien.
“Kami menawarkan layanan transaksi keuangan perdagangan yang dapat mempercepat perkembangan usaha sehingga pengusaha dapat memperoleh barang impor dengan lebih cepat, aman dan efisien. Ini merupakan komitmen kami untuk berinovasi dan menjadi bank yang selalu memberikan layanan perbankan yang unggul kepada nasabah,” pungkas Executive Vice President Bangkok Bank, Pipat Assamongkol. (jauh)
Baca juga:
Bangkok Bank dan PermataBank berbagi wawasan menghadapi badai ekonomi


