Indeks

BAMTC 2023: Gregoria Mariska Tahan Rasa Sakit dan Anthony Ginting Keluhkan Lapangan Licin

Kamis, 16 Februari 2023, 23.59 WIB

Anthony Sinisuka Ginting baru saja mengalahkan Lebanon di BAMTC 2023 (Kejuaraan Bulu Tangkis Asia). (FOTO: MPI/Quadiliba Al Farabi)

DUBAI – Anthony Sinisuka Ginting (Tunggal Putra) dan Gregoria Mariska Tunjung (Tunggal Putri) adalah dua dari lima wakil Indonesia yang gagal menyumbang poin dalam pertandingan melawan Thailand di Badminton Asia Mixed Team Championship (BAMTC) 2023. .

Kedua pemain itu melakoni dua laga awal yang berlangsung di Dubai Exhibition Centre, Dubai, Kamis sore (16/2/2023) WIB. Anthony Ginting lebih dulu kalah dari Shittikom Thammasin dalam dua game berturut-turut dengan skor 9-21 dan 12-21.

Kemudian Gregoria tampil di pertandingan kedua melawan Busanan Ongbamrungphan. Dalam laga yang berlangsung selama 44 menit itu, ia juga kalah dalam dua game langsung dengan skor 18-21 dan 15-21.

Bagi Ginting, kekalahan ini juga dipengaruhi oleh kondisi lapangan yang licin. Karena itu, ia mengaku beberapa kali terpeleset dan kesulitan bermain maksimal.

“Saya benar-benar tidak menyalahkan kerugian ini pada tikar bekas. Tapi mat masih mempengaruhi permainan saya. Permukaan matrasnya licin dan tidak seperti matras yang biasa saya pakai untuk lomba. Berkali-kali saya tergelincir. Saya tidak bisa bermain,” kata Gintinga.

Ia sendiri mengaku lawannya berhasil beradaptasi lebih baik dengan kondisi tersebut. Sementara ia kesulitan mempertahankan permainannya hingga harus mengadu ke wasit.

“Sebenarnya, lawan benar-benar bermain di lapangan yang sama. Tapi lawan beradaptasi lebih baik di matras. Bahkan saya juga berusaha untuk fokus pada permainan, namun saya sering kehilangan fokus karena tidak bisa bermain di matras yang licin,” lanjutnya.

“Sebelumnya saya juga komunikasikan ke wasit soal permukaan matras yang licin ini. Dengan kualitas matras seperti ini, pasti akan mempengaruhi penampilan pemain lain, bukan hanya saya”, tutupnya.

Sementara itu, Gregoria terlihat belum fit sepenuhnya untuk pertandingan tersebut. Ia mengaku mengalami flu yang mempengaruhi permainannya.

“Saya datang untuk bermain dalam kondisi yang tidak cocok. Bahkan saya sudah terdesak dan ingin mencoba seberapa banyak skillnya. Diakui, lawannya juga pemain yang bagus. Dia juga tahu saya sakit saat bertemu saya di hotel kemarin,” lanjut Gregoria.

“Dalam kondisi batuk pilek, serta sakit kepala, bermain terasa terlalu berat. Saya merasa sulit untuk mengatur napas. Bahkan sampai 15 poin, saya masih bisa seimbang. Namun, setiap ada unjuk rasa, Anda merasa terganggu dan sulit bernapas”, tutupnya.

Penerbit : Furqon Al Fauzi

Ikuti berita Sportsstars di berita Google

Exit mobile version