PANGANDARAN – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran mencatat tren positif dalam penerimaan daerah pada awal tahun anggaran 2026. Hingga pekan ketiga Januari, total realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah mencapai angka Rp 14 miliar.

​Berdasarkan data update penerimaan per Kamis, 22 Januari 2026 (pukul 16.00 WIB), total akumulasi PAD tercatat sebesar Rp 14.082.321.219. Angka ini merupakan gabungan dari sektor pajak daerah, retribusi, dan pendapatan lain-lain yang sah.

​Sektor Pajak Daerah masih menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi mencapai Rp 7,55 miliar, disusul ketat oleh sektor Retribusi Daerah yang menyumbang Rp 6,5 miliar.

​Berikut adalah rincian lengkap realisasi PAD Kabupaten Pangandaran periode 1 Januari s.d. 22 Januari 2026:

  • Pajak Daerah: Rp 7.558.344.526
  • Retribusi Daerah: Rp 6.505.811.121
  • Pendapatan Lainnya: Rp 18.165.572
  • Total PAD: Rp 14.082.321.219

​Pemerintah Kabupaten Pangandaran mengapresiasi partisipasi masyarakat yang telah menunaikan kewajiban perpajakannya tepat waktu. Kontribusi ini dinilai vital untuk menjaga momentum pembangunan daerah sesuai dengan semangat “Pangandaran Melesat”.

​Masyarakat diimbau untuk terus taat membayar pajak sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Kabupaten Pangandaran.