Arsjad Ungkap Alasan Mau Jadi Ketua TPN: Ganjar Santai dan Tak Emosi
Ketua Kamar Dagang juga Industri (Kadin) Indonesia, mengungkap sebagian alasan dirinya bersedia menjadi Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) di .
Arsjad mengatakan dirinya pada masa sekarang ini sudah resmi nonaktif sebagai Ketua Kadin usai menerima posisi sebagai Ketua TPN Ganjar. Dari beberapa jumlah agregat alasan yang digunakan ia utarakan, Arsjad mengaku cocok dengan karakter Ganjar.
Ia mengaku sudah pernah banyak berbicara dengan Ganjar sebelum resmi menerima posisi Ketua TPN. Arsjad menilai Ganjar sebagai orang yang mana yang disebut santai, rileks, kemudian mudah berkomunikasi.
“Tapi yang dimaksud dimaksud paling asyik lagi tadi keterbukaannya, easy going. Mau mendengar. Itu juga menjadi hal penting. Karena kalau enggak mau dengar susah. Orangnya rileks, nyantai. Tidak ada emosi,” kata Arsjad dalam jumpa pers usai rapat TPN pada dalam Gedung High End, Jakarta Pusat, Rabu (27/9).
“Nah ini hal-hal yang tersebut digunakan menurut saya kok cocok ya saya dengan karakternya,” ujarnya menambahkan.
Arsjad mengaku telah lama terjadi berdiskusi dengan keluarga juga organisasi Kadin persoalan keputusannya menerima posisi sebagai Ketua TPN. Di Kadin, ia mengaku sudah pernah memutuskan untuk nonaktif sementara hingga delapan bulan ke depan.
Arsjad menyebut Kadin netral dari kebijakan pemerintah praktis serta juga tak terlibat dengan posisinya sebagai Ketua TPN.
“Supaya jelas saya tak mau menodai lantaran kadin Indonesia itu netral. Sangat klir. Kadin Indonesia netral bukan terlibat kebijakan pemerintah praktis sebanding sekali,” ucap Arsjad.
“Sama juga dengan korporasi, di tempat dalam mana saya menjadi direksi komisaris serta lain-lain. Itu pun semua korporasi itu tak terlibat urusan kebijakan pemerintah praktis. Jadi hari ini adalah pribadi saya sendiri,” ujarnya.
Ganjar pakai kemeja kotak-kotak
Bakal capres PDIP, Ganjar Pranowo tampak mengenakan kemeja kotak-kotak saat hadir dalam rapat finalisasi Tim Pemenangan Nasional (TPN) bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri lalu juga para ketua umum partai pengusung lain, Rabu (27/9).
Pakaian Ganjar itu menjadi sorotan dikarenakan motif kotak-kotak lalu warna kemeja itu menyerupai Kaesang Pangarep saat ditunjuk sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Senin (25/9).
Ketua Umum TPN, Arsjad Rasjid angkat ucapan merespons hal itu.
“Lagi pengen baju itu aja. Besok juga pakai baju yang digunakan lain,” kata Arsjad.
Arsjad mengatakan pakaian yang tersebut dimaksud dikenakan Ganjar tak begitu penting dibahas. Menurutnya, rakyat mestinya lebih besar tinggi melihat sosok Ganjar sebagai capres.
“Jangan lihat dari bajunya, lihat dari pribadi Ganjar. Lihat bagaimana humble-nya dia. Bagaimana dia asik. Itu malah pakaiannya yang dimaksud mana cuek, asik. Lebih santai. Jadi dilihatnya dari situ ya. Bukan dari sisi coraknya,” imbuh Arsjad.
Usai ditunjuk sebagai akan datang capres, Ganjar kerap mengenakan kemeja garis hitam putih. Ia menyebut warna dalam kemeja yang dimaksud digunakan ia kenakan sebagai ketegasan, bukan sikap abu-abu.
Namun, TPN hingga saat ini belum mengumumkan baju resmi yang digunakan dimaksud akan dikenakan Ganjar nantinya.
Sumber: CNN Indonesia


