Apotek di Padaherang Ditutup Satgas COVID19, Rupanya Ini Penyebabnya

PADAHERANG – Sebuah apotek di Kecamatan Padaherang, terpaksa ditutup sementara oleh tim satgas Covid-19 Kecamatan Padaherang.

Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Padaherang Kustiman, penutupan ini karena pemilik apotek yang telah dinyatakan positif Covid-19, tidak mematuhi isolasi mandiri namun masih berkeliaran dan datang ke apotek miliknya.

“Dari hasil tes swab Labkesda Kabupaten Pangandaran pada 14 Januari 2021 dilaporkan masih datang ke toko apotek miliknya,” kata Kustiman, Kamis (24/1/2021).

Dirinya menegaskan, penutupan sementara apotek tersebut, untuk mencegah penyebaran pandemik Covid-19 di wilayah kecamatan Padaherang menginggat saat ini sedang ada tren kenaikan kasus Covid-19 di wilayahnya.

“Mestinya pemilik apotek menjalani isolasi mandiri di rumahnya tidak berkeliaran, apalagi melakukan kontak dengan para pegawai. Terlebih toko tersebut juga ramai dikunjungi warga yang belanja obat,” tegasnya.

Untuk itu, tutur Kustiman, Satgas Covid-19 Kecamatan Padaherang bersama TNI dan kepolisian meminta agar apotek tutup sampai batas waktu yang ditentukan kemudian.

“Apotek tersebut akan disterilisasi terlebih dulu mengingat pemilik pernah datang ke apotek miliknya,” terangnya.

Baca juga:  DPRD Pangandaran Soroti Sampah di Objek Wisata

Menurut Kustiman pasca kejadian tersebut, para pegawai di apotek juga akan diperiksa karena pernah kontak dengan pemilik.

Sementara itu salah seorang karyawan, Jeremi Sanjaya mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui pemilik toko positif Covid-19.

Menurutnya, pemilik apotek pernah datang ke toko dan kemudian pulang kembali ke arah Banjarsari.

“Ya memang beliau sempat datang ke toko, namun hanya sebentar kemudian pulang ke arah Banjarsari. Namun untuk keperluan apa, saya tidak tau,” ujar Jeremi.***