Angin Kencang Disertai Hujan Rusak Puluhan Rumah di Pangandaran

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Angin kencang disertai hujan merusak puluhan rumah dan mengakibatkan pohon tumbang di Kabupaten Pangandaran. Kamis, 14 November 2019 Pukul 14.00-18.50 WIB.

Berdasarkan data yang disampaikan Ketua FK Tagana Kabupaten Pangandaran, Nana Suryana, kejadian tersebut terjadi di 4 Kecamatan meliputi Mangunjaya, Padaherang, Sidamulih dan Langkaplancar.

Di Kecamatan Mangunjaya, meliputi Dusun Sukaraja RT 02,03 RW.09 Desa Sukamaju Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran.

Di RT 02/09 rumah yang rusak tercatat milik Sadir, Triswandi, Karwe dan Siwanto

Di RT.03/09, rumah yang rusak tercatat milik Muhtadin, Muhlasin, Saniah, Sakiem, Kamiem dan Sahro

Berdasarkan laporan, kondisi rumah mereka rata-rata mengalami kerusakan ringan.

Di Kecamatan Padaherang, meliputi Dusun Anggaraksan RT 28 RW 12 Desa Maruyungsari. kerusakan terjadi di rumah milik Iyah, Tarna, Rahmat, Cicih, Ruswadi, Sumedi, Gino, Cipto, Maryo

Di Dusun Pangolahan RT 08 RW 04 Desa Karang Mulya kerusakan terjadi di rumah Ida Nurlela dan di RT 11 RW 06 kerusakan terjadi di rumah Adi, Rikrik dan Yana

Baca juga:  Wisatawan Mulai Berdatangan ke Pantai Pangandaran

Di Kecamatan Sidamulih, rumah tertimpa pohon dengan kerusakan ringan, terjadi di rumah Rasdi dan Momoh, warga RT 20 RW 08 Dusun Sangkan Bawang dan rumah milik Andi di RT 12/06 Dusun/Desa Kalijati.

Di Kecamatan Langkaplancar,
rumah tertimpa pohon dan mengalami kerusakan ringan terjadi pada rumah milik Yayat (50), warga Dusun Cibeureum RT 02 RW 01 Desa Cimanggu.

“Upaya yang dilakukan kita lakukan Anggota Tagana di masing-masing wilayah melakukan assesment dan membantu proses pembersihan,” kata Ketua FK Tagana Pangandaran, Nana Suryana dalam laporannya.

Data terbaru dari anggota Tagana di lapangan, jumlah rumah rusak sampai malam ini pukul 20:50 berjumlah 46 rumah.

Saat ini sebagian besar rumah yang terdampak sudah mulai diperbaiki, dibantu anggota Tagana di lapangan bersama aparat setempat.

“Besok assessment lanjutan dan verifikasi kembali dilakukan bersama pihak-pihak terkait,” kata Nana.