Anak Bupati Jeje Wiradinata, Masuk Bursa Bakal Calon Wakil Bupati Pangandaran

SEPUTARPANGANDARAN.COM, PANGANDARAN – Saat ini beredar rumor di masyarakat nama 2 bakal calon bupati dan 2 bakal calon wakil bupati Pangandaran periode 2024 – 2029.

Dari 2 bakal calon bupati yang dimaksud adalah Dadang Solihat yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) asal Desa Parigi, Kecamatan Parigi dan Ujang Endin Indrawan (Wakil Bupati saat ini) asal Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang.

Sementara untuk 2 bakal calon wakil bupati yaitu Mohammad Arief Hikmawan asal Desa Pangandaran dan Iwan M Ridwan mantan ketua DPRD Pangandaran asal Desa Sukajadi Kec. Mangunjaya.

Mohammad Arief Hikmawan merupakan putra bungsu Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata. Ia ingin meneruskan jejak orang tuanya terjun ke dunia politik dan menjadi kader di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kab Pangandaran yang diketuai oleh ayahnya sendiri.

Maka dari itu Arief yang baru menyelesaikan pendidikannya di Universitas Padjadjaran (Unpad) mengambil jurusan Ilmu Politik. Bahkan ibunda dari Arief (Ida Nurlaela Wiradinata) saat ini tengah maju di Pemilu sebagai calon DPR RI dengan hasil sementara tertinggi di Dapilnya.

Baca juga:  Gagas Pangandaran Melesat, Bakal Calon Bupati Joane Irwan Suwarsa : Ingin Selamatkan Program Unggulan Partai

Saat diwawancarai, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, bahwa masa jabatan bupati serta wakil bupati Pangandaran akan segera berakhir, dan masyarakat akan memilih pasangan calon bupati dan wakil bupati baru untuk pemimpin di Kabupaten Pangandaran.

Saat ditanya putra bungsunya masuk dalam bursa bakal calon wakil bupati di Pangandaran, Jeje menegaskan, keputusan ada di tangan partai siapa yang bakal maju di Pilkada 2024 nanti.

“Kita serahkan semua ke masyarakat. Kalau dia (Arief) mampu dan partai menyetujui kenapa tidak,” ucap Jeje, Selasa 20 Februari 2024, yang sudah dua periode menjabat sebagai Bupati di Kabupaten Pangandaran.

Namun Jeje berkeinginan agar sosok pemimpin selanjutnya, bisa meneruskan pembangunan di Kab Pangandaran dan lebih meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan seluruh masyarakat.

“Yang paling penting tidak sulit untuk ditemui dan terbuka lebar bagi masyarakat,” pungkasnya.***