BERITA  

Alhamdulillah, Warga Penderita Eritroderma di Pangandaran Segera Ditangani Intensif

Ketua Penggerak PKK Kabupaten Pangandaran, Ida Nurlaela Jeje Wiradinata dan dinas terkait serta anggota DPRD Pangandaran mengunjungi warga yang mengidap penyakit kulit, di Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi.

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Ketua Penggerak PKK Kabupaten Pangandaran, Ida Nurlaela Jeje Wiradinata dan dinas terkait serta anggota DPRD Pangandaran mengunjungi warga yang mengidap penyakit kulit kronis, di Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, Selasa (21/1/2020).

Ida Nurlaela Jeje Wiradinata menyampaikan, kehadirannya, sebagai respon setelah mendapat laporan warga, bahwa Abdul Azis (50), warga RT 06 RW 07 Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, mengidap penyakit dengan kulit di seluruh tubuh melepuh seperti terbakar dan tercium aroma tidak sedap.

“Berdasarkan keterangan isteri pasien, suaminya terkena penyakit tersebut sejak enam bulan yang lalu, namun kondisinya makin parah,” terangnya.

Seminggu yang lalu, kata Ida, pasien sudah pernah dirawat di Rumah Sakit Umum Ciamis selama dua hari, namun pihak keluarga membawa pulang secara paksa karena keterbatasan biaya, dan belum menjadi peserta BPJS.

“Sehubungan kondisi pasien perlu penanganan segera, maka sambil menunggu BPJS aktif dua minggu lagi, Pemkab Pangandaran akan tetap membawa pasien untuk dirujuk ke dokter spesialis kulit di RSUD Ciamis,” terangnya.

Baca juga:  Upaya Serius Pemkab dan Stakeholder Terapkan Prokes di Objek Wisata Pangandaran

“Memang biaya tanpa BPJS lumayan besar, sekitar 1-2 juta per hari. Sedangkan BPJS baru aktif dua minggu lagi. Tapi kita tetap upayakan, yang penting pasien segera ditangani,” kata Ida.

Rencananya, tambah dia, dengan dukungan berbagai pihak, kita pastikan pasien akan dirujuk ke RSUD Ciamis pada Jumat 24 Januari 2020, agar segera tertangani sambil menunggu BPJS aktif.

Kepada keluarga dan pasien, Ida berharap tetap optimis bahwa penyakit seperti ini dapat disembuhkan.

Sementara petugas medis dari Puskesmas Parigi, dr Nata Sanjaya yang memeriksa kondisi pasien menyatakan, pasien didiagnosa menderita penyakit Eritroderma, yang harus ditangani dokter spesialis.

Ia menjelaskan, Eritroderma adalah suatu kondisi kulit yang mempengaruhi seluruh tubuh atau hampir seluruh tubuh, yang memerahkan sekujur badan.

Eritroderma tambahnya, terkadang berkembang perlahan-lahan, setelah seseorang telah memiliki penyakit kulit yang semakin memburuk dari waktu ke waktu.

“Seluruh permukaan kulit menjadi merah, bersisik, menebal, dan kadang-kadang kerak,” terangnya.

Namun dr Nata menegaskan penyakit ini dapat disembuhkan 100 persen jika ditangani dengan intensif dan tuntas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *