Akun TikTok Bupati Pangandaran Citra Pitriyami Dipalsukan

Pangandaran – Beredar akun media sosial TikTok palsu dengan mengatasnamakan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami. Dalam tayangan video berdurasi beberapa detik itu, Bupati Citra mengumumkan akun barunya di Hari Raya Idul Fitri dan akan membagikan uang tunai masing-masing sebesar Rp 20 juta tanpa syarat, follow dan share postingan ini saja!

Dengan beredarnya video TikTok tersebut, Tim Prokopim dan Kominfo Kab Pangandaran langsung menyebarkan Imbauan kepada masyarakat.

Saat dikonfirmasi, Kasubag Dokpim Prokopim Setda Kab Pangandaran Galih Avomegi membenarkan bahwa telah terjadi penipuan yang mengatasnamakan akun media sosial Bupati Pangandaran Citra Pitriyami.

Galih mengimbau agar masyarakat untuk berhati-hati dengan modus penipuan yang mengatas namakan Pimpinan baik itu Kepala Daerah Kabupaten Pangandaran (Bupati dan Wakil Bupati), Sekretaris Daerah, Para Asisten ataupun pejabat lainnya mohon untuk tidak ditanggapi apalagi sudah meminta sejumlah uang atau berbentuk giveaway (hadiah) atau janji ataupun informasi yang tidak valid dan hoaks.

Galih berharap kepada masyarakat secara umum ataupun netizen seyogyanya untuk memeriksa terlebih dahulu apakah akun tersebut asli atau palsu dan sengaja untuk menipu serta menyebarkan informasi bohong maka ia meminta untuk menghubungi Tim Kominfo atau Tim Prokopim Pangandaran.

Baca juga:  PDI Perjuangan Pangandaran Menggelar Pendidikan Kaderisasi Tingkat Pratama

Galih menjelaskan, bilamana menggunakan audio, visual yang diedit dengan menggunakan Artificial intellegence (ai) emang mirip dengan seseorang, bahkan bisa sangat mirip seperti tayangan video yang mengatasnamakan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami yang beredar dari sejak Senin malam 31 Maret 2025 kemarin.

“Namun hal tersebut bisa kita validasi kebenarannya. Dengan berhati-hati dan lebih bijaksana lagi karena secara detail audio, visual itu tetap berbeda antara asli dengan yang dibuat oleh Artificial Intellegence (ai),” ujar Galih.

Dan yang terpenting menurut Galih, adalah cek dan ricek kembali kepada dinas instansi yang berwenang. Apalagi di Kabupaten Pangandaran sendiri sudah menyediakan layanan Pangandaran Saber Hoax yang di kelola oleh Diskominfo dan sudah barang tentu kaitan dengan Pimpinan ada Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokopim) yang dapat memberikan informasi tentang pimpinan di Kabupaten Pangandaran apakah akun tersebut asli atau penipuan.

“Kami menghimbau kalangan masyarakat atau netizen agar berhati-hati juga dalam men-share informasi bohong atau penipuan. lebih bijak dan saring informasi, validasi sebelum membagikan dalam menggunakan sosial media agar tidak menjadi korban atau tertipu oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.***