Travel  

“Air Terjun Pelangi Di Selatan Cianjur”

Bersama teman-teman kami pergi ke Cianjur sisi selatan hanya untuk berfoto selfie untuk menambah galeri foto kami feed instagram. Sebelumnya kami berencana untuk berwisata ke tempat-tempat yang ramai dikunjungi wisatawan. Namun kami memilih tempat ini dengan keistimewaan, seolah-olah kami berada di negara yang hilang seperti di film UP (2009). Karena destinasi tempat wisata kali ini seperti America’s Paradise Fall.

Informasi tentang tempat-tempat yang kami kunjungi masih diperoleh dari mulut ke mulut. Sulit untuk menemukan informasi di internet untuk tempat ini. Dan nama tempat yang kami kunjungi yaitu Curug Citambur yang berdomisili di desa Karangjaya Kec. Pasirkuda, Kabupaten Cianjur, Prov. Jawa barat.

Alasan kami memilih tempat ini juga karena tempatnya yang masih asri dan juga belum begitu familiar di kalangan wisatawan. Kalau kamu tahu Paradise Fall di Amerika, setelah datang pasti bangga karena Indonesia juga punya tempat yang tidak kalah indahnya. Fakta bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan alam.

Kami berangkat dari Kabupaten Bandung menuju Kabupaten Cianjur menempuh perjalanan sekitar 2 jam 45 menit dengan jarak tempuh 50 km. Saat bepergian kami siap dengan perbekalan. Saat jalan tidak begitu macet karena jalan yang ditempuh sebenarnya relatif sepi di perkotaan yang padat.

Baca juga:  Hasil Lengkap Final Australia Open 2023: Tanpa Wakil Indonesia, Korea Selatan dan China Berbagi Gelar : Okezone Sports

Sesampainya di venue, kami tidak diminta untuk membeli tiket karena venue masih sepi. Namun kita diminta untuk membayar parkir saja yaitu senilai Rp. 5.000 per unit untuk sepeda motor, dan jika mobil harganya Rp. 10.000 perunit.

Pengumuman. Gesek ke bawah untuk melanjutkan

Setelah parkir, kita lanjut jalan kaki sekitar 10 menit hingga sampai di Air Terjun Citambur. Jangan khawatir jika kita lelah saat mendaki karena pihak pengelola telah menyediakan pondok-pondok kecil sebagai tempat beristirahat. Tentu juga bebas untuk sekedar beristirahat di dalam sarung.

Rasa lelah kami dalam perjalanan terbayarkan dengan pemandangan yang sangat indah. Jika dilihat dengan mata telanjang, Anda bisa mengapresiasi keindahan pelangi saat air terjun yang jatuh dibiaskan oleh sinar matahari, sehingga tampak seperti pelangi abadi yang muncul lama hingga matahari terbenam.

Saat tiba di lokasi, hati-hati. Karena dengan guyuran air terjun yang terus menerus membuat bebatuan berlumut dan jalanan jadi licin. Selain itu, lantainya sebenarnya agak lembap dan becek, jadi berhati-hatilah saat menginjaknya.

Baca juga:  Insentif mobil listrik hadir, beli Wuling Air ev bisa lebih irit

Meskipun kami tiba di lokasi pada siang hari, kami tidak merasakan panas karena percikan air terjun membantu mendinginkan panas di sana. Ouh iyah juga pastikan ponsel Anda tidak digunakan dalam waktu lama di tempat tersebut. Percikan air terjun dikhawatirkan dapat merusak perangkat elektronik.

Beberapa teman kami mencoba mendekati sungai di titik jatuhnya air. Ternyata sumber air ini sangat murni. Juga, suasananya masih asri jauh dari kota. Sangat cocok menghabiskan waktu untuk menghargai keindahan alam agar penat aktivitas kita teratasi. Untuk memperbaharui
kembali.

Teriknya matahari di siang hari tak kalah terasa dengan guyuran air terjun yang indah dengan pelangi yang terlihat dengan mata telanjang.
Teriknya matahari di siang hari tak kalah terasa dengan guyuran air terjun yang indah dengan pelangi yang terlihat dengan mata telanjang.
Suasana air terjun jika dilihat lebih dekat, airnya begitu jernih dan bersih dari sampah yang jarang ditemukan.
Suasana air terjun jika dilihat lebih dekat, airnya begitu jernih dan bersih dari sampah yang jarang ditemukan.
Emosi kami saat berfoto di samping air terjun yang epik
Emosi kami saat berfoto di samping air terjun yang epik
Berdiri di atas batu sambil mengabadikan indahnya Air Terjun Citambur
Berdiri di atas batu sambil mengabadikan indahnya Air Terjun Citambur