BERITA  

Ada ODP Ancam Petugas Saat Rapid Test, Bupati Jeje : Itu Bisa Dipidana!

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menegaskan bagi siapa pun yang menghalangi petugas saat pelaksanaan Rapid Test pada Orang Dalam Pemantauan (ODP) bisa dipidanakan.

Jeje mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolres Ciamis dan Dandim 0613/Ciamis serta Kajari Ciamis, dan membahas tentang upaya warga yang berusaha menghalangi petugas yang hendak melakukan rapid testCOVID-19 terhadap ODP.

“Aparat akan menindaktegas warga yang menghalang-halangi apalagi mengancam petugas saat melakukan Rapid Test. Akan pidanakan,” ucapnya,

Dirinya menjelaskan, pelaksanaan Rapid Test demi kebaikan bersama masyarakat di Kabupaten Pangandaran.

“Kalau memang ditemukan terpapar kan bisa langsung diobati. Mudah-mudahan semuanya pada sehat,” harapnya.

Pernyataan Jeje tersebut setelah mendapat laporan bahwa ada petugas medis diancam pakai pisau oleh warga, saat akan melakukan Rapid Test pada warga yang baru pulang kampung ke Pangandaran dan berstatus ODP.

“Kemarin saya dapat laporan ada petugas medis ditodong pisau oleh seorang warga karena tidak mau di cek kesehatannya. Jangan terulang lagi, itu bisa dipidana,” tegas Jeje. (*)