Liburan Sekolah Jadi Momen Penting Tumbuh Kembang Anak
HARI LIBUR Sekolah yang cukup lama biasanya dihabiskan untuk liburan keluarga. Namun, psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Novi Poespita Candra, S.Psi., M.Sc., Ph.D., mengatakan bahwa pengaturan waktu juga berperan penting dalam mendorong tumbuh kembang anak.
“Liburan justru meningkatkan produktivitas. Dalam konteks anak kecil, bayi dan juga anak sekolah, bisa dikatakan produktivitas adalah perkembangan, baik perkembangan fisik maupun perkembangan mental,” kata Novi dilansir dari DIANTARASabtu (1/7).
Dijelaskannya, pada dasarnya setiap manusia tanpa memandang usia membutuhkan waktu luang untuk beristirahat dari rutinitas yang selalu dilakukan setiap hari.
Baca juga:
Kegiatan Edukasi untuk Liburan Sekolah Anak
Waktu liburan, lanjutnya, akan memperkuat kompetensi atau potensi apa pun yang dimiliki seseorang. Jika Anda melakukan aktivitas yang sama berulang kali, itu akan membuat orang tersebut semakin lemah.
“Menurut kami, jika dia bersekolah setiap hari, pertumbuhannya akan berkembang dengan sangat baik. Namun, jika dia lupa untuk berlibur atau istirahat, itu hanya akan melemah,” ujar Novi.
Novi mengilustrasikan lari kesehatan mental. Saat berlari setiap hari, aktivitas tersebut baik untuk kesehatan jantung, namun dapat melemahkan otot, sehingga perlu diimbangi dengan olahraga lain, seperti angkat beban.
Selain itu, waktu liburan sekolah juga penting untuk menjaga kesehatan anak, baik fisik maupun mental. Selain itu, liburan juga membantu mengurangi stres dan kecemasan anak.
Baca juga:
Pandemi Corona, Pemprov DKI perpanjang libur sekolah hingga 5 April
“Kadang-kadang mahasiswa misalnya ada ulangan, ada kegiatan yang perlu dievaluasi. Jadi, ada perasaan was-was. Tapi saat liburan tiba-tiba mereka menemukan diri mereka dalam situasi di mana mereka tidak berada di bawah tekanan”, ujarnya. dikatakan.
Orang tua juga bisa memanfaatkan liburan sekolah sebagai waktu untuk mencari hobi bagi anaknya yang tidak bisa ditekuni karena terlalu banyak aktivitas sekolah. Misalnya, hobi bermain musik adalah untuk mengembangkan keterampilan yang tidak diperoleh selama belajar di kelas.
Tak kalah pentingnya, liburan dapat memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk membangun ikatan yang lebih erat dengan keluarganya. Kegiatan yang dilakukan bersama keluarga juga tidak selalu harus berlibur ke luar kota.
“Bahkan liburan memberi mereka kesempatan untuk melakukan kegiatan bersama, meski tidak harus piknik dan pergi ke luar kota. Tapi, misalnya, mereka bisa memasak bersama, atau jika anak-anak desa bisa membantu mereka. orang tua dengan berkebun atau bertani dan beternak,” pungkas Novi. (Dia)
Baca juga:
Kegiatan pengembangan diri siswa
