Ikon gaya hidup dari Ibiza telah tiba di Bali. Café del Mar Bali dibuka untuk umum pada pertengahan bulan ini. Terkenal dengan gemerlap matahari terbenam dan alunan musik yang merdu, Café del Mar Bali mengajak para pelanggannya untuk makan siang sambil bersantai hingga matahari terbenam, bersantap, menari dan bergembira di bawah bintang-bintang langit Bali.
Foto: Dicky Bisinglasi
“Lahir di Ibiza, terlahir kembali di Bali”, ini adalah moto Café del Mar Bali yang merupakan bagian dari Café del Mar internasional. Cafe del Mar pertama kali muncul di Ibiza, Spanyol, daerah yang dikenal sebagai pusat liburan musim panas bagi orang Eropa. Kini, Café del Mar melebarkan sayapnya di Bali dengan konsep beach club yang berlokasi di Pantai Batu Belig, lepas pantai Canggu, Bali. Di sini pengunjung dapat menikmati suasana mewah pendahulunya, Café del Mar Ibiza, pelopor bar matahari terbenam sejak tahun 1980 di kota Sant Antoni de Portmany.
Area Kolam Semi-Terendam | Foto: Dicky Bisinglasi/Cultura
Suasana mewah sudah bisa Anda rasakan sejak pertama kali menginjakkan kaki di area parkir Café del Mar Bali. Bentuk arsitektur khas Mediterania mungkin tidak ditemukan di tempat lain di pulau Bali. Dari kejauhan terdengar sayup-sayup suara ombak di pantai Batu Belig saat memasuki pintu masuk. Disambut dengan senyum ramah oleh staf berseragam pastel.
Foto: Cafe del Mar Bali
Café del Mar berada di garda depan label musik Chill House, jadi tidak mengherankan jika musik memainkan peran penting. Café del Mar juga dinobatkan sebagai salah satu serial kompilasi musik terlama dan tersukses dalam sejarah. Chill-house ini juga menjadi salah satu ciri khas Café del Mar Bali.
Pondok | Foto: Dicky Bisinglasi/Cultura
John Zappia, CEO Café del Mar Australasia mengaku senang bisa berekspansi di Australia-Asia, khususnya di Bali. Tempat ini hadir untuk menawarkan pengalaman Café del Mar tak terlupakan yang pernah ada di negara lain. “Café del Mar telah menjadi cara hidup yang terkenal di seluruh dunia melalui matahari terbenamnya yang ikonik, makan malam jet set, dan acara musik live. Ini adalah ekspansi pertama dan terbesar dan muncul sebagai tujuan wisata baru. Nantinya para tamu kami bisa duduk santai dengan cocktail di tangan, sambil menikmati sunset bersama keluarga dan teman-teman”, ujarnya.
Foto: Dicky Bisinglasi/Cultura
Ia tetap percaya bahwa Bali adalah tempat yang sangat cocok untuk Café del Mar, apalagi dengan jumlah wisatawan mancanegara yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Pulau Bali diharapkan menjadi “Ibiza Baru” dengan pangsa acara musiknya.
Seperti di Ibiza, Café del Mar di Bali menawarkan pengalaman bersantap yang hanya berjarak beberapa langkah dari lautan. Dengan menu yang terinspirasi masakan Mediterania dan Bali, pengunjung juga dapat memilih berbagai koktail dari berbagai bar di tempat tersebut. Konsep makanan yang ditawarkan adalah farm-to-table, sehingga bahan-bahannya didapatkan langsung dari sumbernya dan masih segar. Pengunjung bisa datang dari jam makan siang dan menikmati waktu hingga malam tiba. Malam hari dapat dihabiskan untuk makan, minum, dan menari di bawah bintang-bintang.
Foto: Dicky Bisinglasi/Cultura
Café del Mar sendiri buka mulai pukul 11 siang hingga tengah malam setiap hari. Kolam renang seluas 700 m2 menghadap pantai barat lengkap dengan varian tempat duduk. Pengunjung dapat menikmati total 48 kursi makan klub pantai, 60 kursi luar ruangan, 58 kursi berjemur, 37 kursi berjemur, 13 cabana, 3 kolam semi-terendam mewah, 4 kabin matahari terbenam, dan 2 bar pantai.kolam renang. Bagi yang menginginkan pesta yang lebih privat, tersedia juga 3 vila suite mewah dan “Mac-daddy Suite” yang terletak di sebelah venue DJ internasional. Yang menarik, bentuk tempat musiknya seperti cangkang besar yang megah, atau mungkin bisa kita kaitkan dengan Opera House di Sydney.
Area Kolam Semi-Terendam | Foto: Cafe del Mar Bali
Design Café del Mar Bali merupakan karya Rafael Pasaribu yang terinspirasi dari arsitektur Spanyol-Mediterania dengan atap Bali. Perpaduan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap masyarakat dan budaya lokal Bali, tanpa meninggalkan kesan Ibiza yang kental.
Cafe del Mar Bali tidak memungut biaya masuk, ada biaya minimal untuk menggunakan beberapa fasilitas di area tertentu. Single bed untuk 2 orang harganya sekitar Rp 500.000, gubuk untuk 4 orang harganya sekitar Rp 2.000.000 dan kolam semi-submersible untuk 12 orang harganya sekitar Rp 5.000.000.





