GENRE Pangandaran Serukan Kelompok Milenial Ikut Vaksinasi

Generasi Berencana (GENRE) Pangandaran dan Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) menggalakan vaksinasi untuk kelompok milenial.

Rencananya GENRE akan mengajak dan menggelar vaksin untuk kelompok milenial se Kabupaten Pangandaran secara bertahap disetiap Puskesmas.

Berharap partisifasi aktif GENRE dalam vaksinasi bisa membantu target Pemerintah dalam melaksanakan vaksinasi dengan lancar dan sesuai target.

Genre Pangandaran, ajak milenial vaksinasi
Genre Pangandaran, ajak milenial vaksinasi

Ketua GENRE Pangandaran Arif Hikmawan mengatakan, secara bertahap pihaknya akan mengajak ke kelompok milenial ikut dalam program vaksinasi.

“Kami sudah menggelar vaksinasi di Puskesmas Pangandaran dengan jumlah peserta vaksin 110 orang,” kata Arif.

Arif menambahkan, pihaknya mengajak dan menargetkan peserta vaksinasi dari usia 16 hingga 24 tahun.

“Target kami setiap Kecamatan terealisasi minimal 100 orang yang ikut divaksin,” tambahnya.

Arif menjelaskan, kegiatan vaksinasi bertujuan sebagai bentuk kepedulian dalam situasi yang sedang darurat dan menyukseskan program Pemerintah.

Sisi lain juga sebagai salah satu cara untuk menangkal hoax tentang vaksin yang di isu kan berbahaya ternyata itu kesalahan besar.

Baca juga:  Target Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Pangandaran Sudah Tercapai

“Vaksin itu aman dan sangat membantu tubuh kita ketika terpapar Covid-19,” terang Arif.

GENRE juga mengimbau kepada peserta yang telah mendapatkan vaksin untuk mengajak dan menginformasikan kepada yang lainnya.

“Mereka peserta yang sudah di vaksin sebagai penyambung informasi bahwa vaksin itu aman,” sambungnya.

Arif menegaskan, vaksin yang saat ini digunakan akan memberikan perlindungan manusia dan mengurangi risiko penularan hingga 30%.

“Jika tanpa perlindungan vaksin, risiko terpapar Covid-19 akan menjadi tiga kali lebih besar, dibanding orang yang mendapatkan vaksinasi Covid 19,” terangnya.

Arif juga menerangkan, vaksin juga akan menekan penyakit Covid-19 yang kita alami tidak menjadi parah bahkan dapat mencegah kematian.

“Vaksin ini memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan risikonya,” pungkas Arif. ***