PANGANDARAN — Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bedas Pacira melakukan kunjungan kaji tiru ke RSUD Pandega Pangandaran pada Jumat, 30 Januari 2026. Kunjungan ini merupakan langkah strategis kedua institusi dalam membedah inovasi dan praktik terbaik guna memperkuat mutu pelayanan kesehatan di Jawa Barat.

​Dalam pertemuan tersebut, RSUD Pandega memaparkan sejumlah sistem operasional dan standar pelayanan yang menjadi pilar keunggulan mereka. Diskusi berlangsung interaktif, menyisir berbagai tantangan teknis hingga manajerial yang kerap dihadapi rumah sakit pelat merah dalam melayani pasien.

​“Setiap kunjungan adalah cerita, dan setiap diskusi adalah pembelajaran,” ujar salah satu perwakilan manajemen RSUD Pandega Pangandaran. Menurutnya, kolaborasi antar-faskes adalah kunci utama untuk menciptakan dampak nyata bagi pelayanan publik.

​Selain sesi diskusi, delegasi RSUD Bedas Pacira melakukan hospital tour untuk meninjau langsung implementasi teknologi medis dan alur pelayanan pasien di lapangan. Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk mengadaptasi hasil diskusi demi mewujudkan akses kesehatan yang lebih berkualitas dan responsif.

Baca juga:  Indeks Kepuasan Masyarakat Semester I Tahun 2025, RSUD Pandega Pangandaran Meraih Skor Baik Dengan Nilai 82,85

​Pihak RSUD Pandega mengapresiasi langkah RSUD Bedas Pacira yang memilih mereka sebagai lokus kaji tiru. Sinergi ini diharapkan menjadi pemantik bagi rumah sakit daerah lainnya untuk terus bertransformasi melalui pertukaran ilmu dan pengalaman.