Wisata Pangandaran 2025: 2,5 Juta Pengunjung, PAD Tembus Rp 47,5 Miliar
PANGANDARAN — Sektor pariwisata Kabupaten Pangandaran menutup tahun 2025 dengan rapor hijau. Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, mengumumkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi wisata berhasil melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah.
Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pangandaran, realisasi retribusi wisata sepanjang tahun 2025 menyentuh angka Rp 47,5 miliar. Angka ini melampaui target moderat yang dipatok sebesar Rp 42 miliar pada awal tahun anggaran.
“Ini capaian yang menggembirakan. Total ada 2,5 juta wisatawan yang masuk ke berbagai destinasi wisata kita sepanjang 2025,” ujar Citra Pitriyami dalam keterangannya, Sabtu, 17 Januari 2026.
Dominasi Pantai Pangandaran
Dalam laporannya, Citra merinci sebaran kunjungan wisatawan. Pantai Pangandaran masih menjadi magnet utama dengan kontribusi lebih dari setengah total kunjungan. Destinasi klasik ini mencatat angka kunjungan fantastis mencapai 1,6 juta orang.
Namun, pergeseran tren mulai terlihat dengan naiknya popularitas destinasi alternatif. Pantai Batukaras, yang dikenal sebagai surga peselancar, menempati posisi kedua dengan 346 ribu pengunjung.
Berikut rincian data kunjungan wisatawan berdasarkan destinasi unggulan di Pangandaran sepanjang 2025:
* Pantai Pangandaran: 1,6 juta orang
* Pantai Batukaras: 346 ribu orang
* Pantai Batu Hiu: 180 ribu orang
* Pantai Karapyak: 176 ribu orang
* Pantai Madasari: 155 ribu orang
* Green Canyon: 77,8 ribu orang
Tren Positif di Tengah Tantangan
Capaian surplus Rp 5,5 miliar dari target ini menjadi angin segar bagi kondisi fiskal daerah. Citra menyebut, keberhasilan ini tidak lepas dari strategi promosi yang gencar serta penataan destinasi yang terus dilakukan, termasuk di kawasan Green Canyon dan Pantai Madasari yang mulai menunjukkan tren peningkatan stabil.
“Dominasi Pantai Pangandaran dan destinasi unggulan lainnya membuktikan bahwa daya tarik wisata kita masih sangat kuat di Jawa Barat,” tutur Citra.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran menargetkan tren positif ini dapat berlanjut di tahun 2026 dengan fokus pada pemerataan kunjungan ke destinasi-destinasi penyangga agar tidak menumpuk di pusat kota.


