Arsjad Rasjid siap jadi Ketua TPN Ganjar di Pilpres 2024
Jakarta – Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Arsjad Rasjid menyatakan kesiapan dirinya menjadi Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo di dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Penunjukan Arsjad sebagai Ketua TPN Ganjar diimplementasikan dalam pertemuan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Hanura Oeman Sapta Odang, Plt. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono kemudian Ketua Umum Perindo Harry Tanoesoedibjo di area Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (4/9) lalu. Adapun sampai dengan Selasa (26/9), ia masih belum resmi bergabung bersama TPN Ganjar.
"Pada hari ini, Selasa 26 September 2023, saya ingin menyampaikan pesan singkat kepada keluarga dan juga rekan-rekan media terkait adanya penunjukan saya sebagai Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) untuk salah satu akan datang calon presiden (capres), yaitu Bapak Ganjar Pranowo," kata Arsjad dalam keterangannya pada Jakarta, Selasa pagi.
Kendati demikian, dia memutuskan untuk bergabung secara resmi kemudian menjalankan mandatnya sebagai Ketua TPN Ganjar pada Rabu (27/9) esok.
"Melalui pesan ini kemudian setelah berkonsultasi kemudian mendapatkan restu dari orang terkasih pada sekeliling saya. Saya memutuskan efektif pada hari Rabu 27 September untuk bergabung secara resmi menjadi Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) calon capres Bapak Ganjar Pranowo," tambahnya.
Menurut dia, bergabung juga menjadi Ketua TPN Ganjar adalah salah satu bentuk kontribusi-nya bagi masa depan Indonesia. Arsjad ingin meyakinkan bahwa agenda-agenda jangka panjang dalam konteks kegiatan ekonomi juga penanaman modal yang digunakan telah dilakukan diusung oleh Presiden RI Joko Widodo kemudian para pendahulunya dapat terlaksana dengan baik.
Dengan bergabung-nya Arsjad sebagai Ketua TPN Ganjar, maka dia akan berhalangan hadir sementara waktu sebagai Ketua Kadin. Ia pun sudah pernah mengajukan cuti sebagai Direktur Utama PT Indika Energy Tbk.
"Hal ini saya lakukan untuk menjunjung tinggi komitmen dalam menjaga netralitas dan juga tata kelola (governance) yang mana baik," jelas Arsjad.
Ia menjelaskan keputusan yang diambil agar bukan mencampuradukkan urusan organisasi di area Kadin Indonesia kemudian jabatannya dalam PT Indika Energy Tbk.
Pria kelahiran Jakarta itu menuturkan selama menjalani posisi sebagai Ketua TPN Ganjar, Pelaksanaan Tugas Harian di dalam Kadin akan diatur sesuai anggaran dasar Kadin Indonesia. Sementara itu, kepengurusan di area PT Indika Energy Tbk akan dilaksanakan sesuai dengan anggaran dasar kemudian tata kelola di dalam sana.
Ia juga memohon doa kemudian restu serta dukungan untuk menjalani penugasan itu.
"Saya berharap kita dapat tetap mengutamakan perdamaian serta persatuan bangsa demi menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridai perjalanan kita semua," ujarnya.
Sebelumnya, Rabu (13/9), Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjelaskan posisi Arsjad Rasjid yang dimaksud ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo di dalam Pilpres 2024.
"Beliau memang memerlukan waktu untuk melakukan ketentuan organisasi bagi Kamar Dagang juga Industri Indonesia (Kadin) ataupun bagi beliau ini yang digunakan juga menjadi Direktur Utama dari beberapa perusahaan yang dimaksud statusnya go public," kata Hasto di dalam Gedung High End, Jakarta, Rabu.
Hasto melihat Ketua Umum Kadin itu masih perlu waktu untuk mampu bertugas sebagai Ketua TPN. Hal ini mengingat ada beberapa ketentuan organisasi yang dimaksud harus diselesaikan oleh Arsjad sebelum nantinya bertugas penuh sebagai Ketua TPN bersama Andika Perkasa juga Gatot Eddy Pramono sebagai Wakil Ketua TPN.
Apalagi, Arsjad sekarang masih menjabat sebagai Ketua Kadin serta jabatan pada sebagian pemerintahan go public. "Jadi aspek-aspek good governance harus ada yang digunakan dipenuhi," tuturnya.
Meski begitu, Hasto mengungkapkan, bahwa Arsjad dalam rapat TPN sudah menerima banyak arahan dari para ketua umum Parpol, khususnya dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Di mana, perlunya membangun kerja identik yang tersebut solid antara partai politik, TPN, juga relawan dalam menyatukan gerak langkah bekerja memenangkan Ganjar pada Pilpres 2024.
Sumber: Antara


