633 Anggota BPD se Kabupaten Pangandaran Resmi Dilantik, Ini Pesan Bupati Jeje

  • Whatsapp

CIJULANG, (SP) – Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata melantik dan mengambil sumpah 633 angota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 91 Desa di Kabupaten Pangandaran, bertempat di Gedung Islamic Center Kecamatan Cijulang, Kamis 4 April 2019.

Anggota BPD yang dilantik berdasarkan surat Keputusan Bupati Pangandaran nomor 141.2/Kpts.100 – Huk./2019 tentang Peresmian Anggota Badan Permusyawaratan desa masa jabatan tahun 2019 – 2025 dan pemberhentian Anggota Badan Permusyawaratan Desa masa jabatan tahun 2013 -2019 di Kabupaten Pangandaran.

Muat Lebih

Hadir pada kesempatan ini Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari, Ketua DPRD Iwan M Ridwan, Pj. Sekda Suheryana, para Asisten, staf ahli, Kepala SKPD, Camat dan Kepala Desa.

“BPD merupakan bagian dari pemerintahan desa. Maka mereka harus bermusyawarah dan bergotong royong sesuai tugas dan fungsinya dalam membangun desa” ungkap Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, kepada media usai acara pelantikan.

Bupati Jeje mengatakan, bantuan keuangan desa dari tahun ke tahun terus meningkat. Karena itu, menurutnya, perlu ada fokus- fokus pembangunan yang jelas di desa.

“Dana desa setiap tahunnya terus ditingkatkan, saya minta mereka fokus. Kita saja yang triliunan fokus pada 4 hal saja dulu. Mereka (pemerintah desa-red) cukup fokus 2 atau 3 bidang, sehingga nantinya ada mangfaat, tidak kemana- mana,” paparnya.

Selain itu Jeje mengharapkan agar pembangunan yang dijalankan dilaksanakn secara bersama-sama atau bergotongroyong sehingga manfaatnya akan lebih terasa oleh masyarakat, namun harus sesui dengan peraturan perundang-undangan.

“Dana desa nanti kalau diformasikan dengan pola gotongroyong tentu akan bertambah baik. Kalau biasanya di proyekan dapat 200 meter, tetapi kalau dengan pola gotongroyong bisa mencapai 1 km lebih. Tetapi ini harus selaras atau sesuai dengan undang – undang yang berlaku,” katanya

Bupatipun menyampaikan kepada anggota BPD yang baru dilantik agar dalam pelaksanaan pembangunan di desa harus saling menghormati dan melaksanakan prisip gotongroyong jangan sampai saling menjatuhkan.

“Jangan bertengkar, tidak akur, menjadi oposan, saling menjatuhkan maupun saling jegal. Untuk itu apapun harus dimusyawarahkan dengan prinsip gotongroyong. Dinamis boleh. Kritik maupun saran boleh, namun perinsip membangun harus tumbuh dan berkembang karena itu merupakan bagian dari pembangunan,” tegasnya

Kepada anggota BPD yang telah usai masa jabatannya Bupati menyampaikan terimakasih. “Terimakasih kepada anggota BPD yang telah menjalankan tugasnya selama 5 tahun. Semoga apa yang telah dikerjakan menjadi amal ibadah” ungkapnya.

Menurutnya, kinerja BPD yang usai masa jabatannya sudah menjalankan kinerjanya cukup bagus.

“Cukup bagus mereka memahami undang undang desa. Mereka cukup mahami itu. Adapun disana sini ada kekurangan itu pasti, dan itu menjadi salahsatu evaluasi kita dalam rangka pembinaan, serta merupakan kewajiban kita memberikan pembinaan terhadap mereka” tambahnya. (Iwan Mulyadi)

Silahkan berkomentar dengan santun dan bertanggung jawab

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *