25 Senior di Jabar Negatif Corona, HIPMI Pangandaran Masih Tunggu Alat Rapid Test

0
Shares

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Ketua BPC HIPMI Pangandaran Joane Irwan Suwarsa mengatakan, meskipun sudah melewati masa inkubasi, namun untuk mendapatkan kepastian pihaknya akan melakukan tes virus corona (Covid-19) menggunakan alat rapid test.

Hal ini berkaitan dengan kegiatan yang diikutinya bersama sejumlah pengurus HIPMI Pangandaran, dalam musyawarah daerah (Musda) awal Maret lalu di Kabupaten Karawang dan dinyatakan sebagai salah satu klaster penyebaran virus oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

“Saat ini kita masih menunggu alat test yang informasinya sudah didistrubusikan ke kabupaten kota di Jawa Barat,” kata Joane, yang juga menjadi Anggota DPRD Pangandaran, Rabu (25/3/2020).

Joane berharap, para pengurus HIPMI Pangandaran yang mengikuti Musda, menjadi skala prioritas dalam rapid test di Pangandaran.

Untuk diketahui pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Barat sudah melakukan tes masif virus corona (Covid-19).

Pelaksanaan tes tahap satu dilakukan di salah satu anggota Hipmi Jabar di kawasan LL. RE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (25/3/2020).

Total ada 25 alat tes yang digunakan untuk para senior dengan pertimbangan memiliki potensi tinggi terpapar virus.

“Alat rapid test terbatas, sebanyak 25 unit yang diberikan oleh Pemprov Jabar, untuk tahap pertama ini. Kami bersyukur seluruh test tersebut menunjukkan hasil negatif Covid19 bagi para senior Hipmi Jabar,” kata Surya Batara Kartika Ketua Umum BPD Hipmi Jabar 2020-2023, melalui siaran pers yang diterima.

Ia berharap hasil ini bisa membawa optimisme bagi semua anggota yang hadir dalam acara Musda. Terlebih, sebelumnya, ia sudah menyebarkan survei secara daring (online) berisi diagnosa yang hasilnya 80 persen tidak memiliki gejala terpapar virus corona.

“Hasil survei, hanya sebagian kecil yang mengalami batuk flu ringan. Hasil ini dinilai cukup valid mengingat per hari ini, telah menyentuh 14 hari pasca Musda sehingga dapat dianggap telah melewati masa observasi,” kata dia.

Meski demikian, ia tetap mengimbau kepada anggota yang hadir dalam musda untuk tetap mengisolasi diri sampai mendapat layanan test Covid-19.

Hipmi Jabar sendiri akan terus melakukan rapid test massal untuk peserta Musda Karawang. Saat ini, realisasi dan teknisnya masih disusun dengan mempertimbangkan prosedur keamanan seperti menghindari kerumunan massa.

Di sisi lain, ia menyarankan agar setiap anggotanya menghubungi dinkes di kota/kab masing-masing untuk mengajukan prioritas pengetesan anggota Hipmi peserta Musda Karawang yang berstatus ODP.

“Prinsipnya adalah semakin cepat di-test semakin baik untuk menghindari potensi penyebaran wabah Covid-19. Hal yang juga tak kalah penting adalah tetap menjaga kesehatan, kebugaran, dan kebersihan pribadi,” ucap dia.

“Kita semua berkomitmen bukan hanya akan mematuhi setiap anjuran dari pemerintah, tetapi juga akan ikut berperan aktif; bahu-membahu melakukan berbagai upaya agar warga Jabar dan seluruh negeri berhasil melewati pandemi ini,” pungkasnya. (*)

0
Shares

Pos terkait